Minggu, 06 November 2011

7 HAL MENARIK TENTANG JEPANG

  1. Air minum. Air yang keluar dari kran air bisa langsung diminum. Termasuk kran air minum di stasiun kereta, taman, ataupun tempat-tempat umum lainnya. Nggak pake acara rebus-merebus terlebih dulu. Umumnya kran air di dapur dan kamar mandi bisa untuk mengalirkan air panas maupun air dingin.
  2. Mesin penjualan otomatis (vending machine/jidohanbaiki). Tinggal masukin uang, keluar deh barangnya.  Bisa uang pas, bisa juga ngak, nanti kalo uangnya ngak pas ada kembaliannya kok .  Seperti mesin penjual minuman, rokok, alat kontrasepsi, es krim, dan lainnya. Biasa terdapat di pinggir jalan, perkantoran, komplek apartemen, pertokoan, kawasan industri, dan ditempat-tempat lainnya yang dianggap strategis.
  3. Berjalan kaki di sebelah kanan jalan. Lucu ya, berlawanan dengan kebiasaan orang Indonesia yang berjalan kaki di sebelah kiri. Saya njuga kurang tahu alasannya. Tapi itulah yang terjadi disini.  Tapi saya juga merasa lebih aman di kanan, walaupun kadang agak canggung karena biasa di kiri
  4. Telpon umum ada di mana-mana, sama juga ya di Ina juga ada dimana-mana, cuma disini bedanya dalam kondisi layak pakai. Sangat jarang dijumpai telpon yang rusak. Setiap box telpon dilengkapi pula dengan buku telpon semacem Yellowpages. Tiap unit bisa pake koin atau kartu sekaligus. Ada juga box telpon khusus buat orang yang pake kursi roda. Makanya di sini nggak ada wartel
  5. Sepeda berjalan di trotoar. Trotoar di sini bukan hanya buat pejalan kaki, tapi juga buat pengendara sepeda.  Pengendara sepeda ini cukup banyak jumlahnya, termasuk kendaraan yang banyak dijadikan pilihan, mungkin selain murah meriah tanpa bahan bakar, juga praktis, bisa selap selip...
  6. Pejalan kaki dan pengguna sepeda tetep harus mengikuti aturan rambu lalulintas, tidak boleh nyebrang sembarangan, ada jalur khusus untuk pejalan kaki, dengan dibatasin garis putih
  7. Cermin bulat di tikungan atau persimpangan jalan. Cermin dari logam ini biasa terpasang di persimpangan jalan atau tikungan di kawasan perumahan atau perkampungan. Mengingat orang Jepang sangat memperhatikan soal keamanan maupun keselamatan, maka cermin seperti ini juga banyak terpasang di pintu pagar rumah, tempat keluar-masuk mobil pemilik rumah. Tentu dengan ukuran yang jauh lebih kecil.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar